Penasihat Hukum Buni Yani: Ahli IT yang Kita Datangkan Punya Sertifikat dari Luar Negeri

Penasihat Hukum Buni Yani: Ahli IT yang Kita Datangkan Punya Sertifikat dari Luar Negeri
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Aldwin Rahadian melayani pertanyaan wartawan usai sidang lanjutan Buni Yani, Selasa (5/9/2017).

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG –¬†Keterangan yang disampaikan saksi ahli pada sidang ke-14 Buni Yani, Selasa (19/9/2017) dianggap penasihat hukum Buni Yani luar biasa dan meringankan Buni Yani.

Ahli IT, Hamdani dianggap membantah dakwaan yang mengatakan Buni Yani memotong video.

 

“Dia ungkap file yg disita itu, ada video pendek yg di situ ada dalam file ‘download’ sehingga benar Pak Buni itu hasil men-download, begitupun algoritma Facebook, ada kode-kodenya, ini menguatkan Pak Buni tidak memotong video,” ujar penasihat hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian.

 

Saat berdaksi di pengadilan, Hamdani pun diberikan kesempatan untuk membuka handphone Buni Yani untuk melacak jejak digital dan aktivitas handphone tersebut di dunia maya.

Dalam menu ‘properties’ tersebut, Hamdani ingin menunjukan ‘date created’ dan ‘date modified’ file video tersebut.

 

Selain itu, Hamdani juga memperlihatkan video serupa yang diunggah Buni Yani yang telah diunggah sebelum Buni Yani mengunggah video tersebut di Facebook pribadinya.

 

Aldwin  Rahadian juga mengatakan bahwa keahlian Hamdani luar biasa di bidang IT.

 

“Ahli IT yang kita datangkan, punya sertifikat dari luar negeri sebagai certified hacking. Luar biasa, dipakai negara, silahkan dikonfirmasi. Bahkan Menkominfo sering berdiskusi dan berkonsultasi dengan Hamdani,” ujarnya.

 

Ia juga mengatakan keterangan ahli agama, Endang Hermawan sebagai ahli fiqih, bahasa, dan tafsir yang dihadirkannya sangat memuaskan.

“Ahli agama tadi dia hafal hadits, ahli hadits dan tafsir, apa yang ditanya hakim dijawab dan diurai. Semua berdasarkan fatwa dan Al-Quran,” ujarnya.

 

Berdasarkan keterangan dua ahli tersebut, Aldwin Rahadian mengatakan kedua ahli yang didatangkannya sangat menguntungkan Buni Yani.

 

Agenda sidang Buni Yani hari ini adalah mendengarkan keterangan dua saksi ahli.

 

Sebelumnya hari ini dijadwalkan pemeriksaan Buni Yani sebagai terdakwa.

 

Tetapi akhirnya, pemeriksaan Buni Yani sebagai terdakwa ditunda hingga Selasa depan (26/9/2017).

 

Hakim ketua M. Sapto mengatakan penundaan disebabkan, banyak yang harus dikerjakan setelah jalannya sidang hari ini, termasuk berita acara pengadilan.

source : tribunnews

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *